
Sepeda itu kukayuh...
Kesana kemari tak peduli waktu...
Dari keadaan bening hingga sore tetap tak terlihat lusuh...
Hanya debu yg menempel hiasi membekas bahwa sepeda itu satu harian kukayuh...
Duduk sore hari dalam lelah kupandangi sepeda hadiah kenaikan kelas dari ayah dan Ibu...
Dan mataharipun tersenyum senang melihat riang kalbuku...
Tersenyumku menyentuh stang sepeda BMX yg terkenal pada saat itu...
Lalu aku mendudukinya dan mengayuh kembali pedal sepeda dan berlalu dari tempat itu menuju rumahku...
Mataharipun tersipu haru memandangku...
Lalu ia tenggelam dan waktupun terus mengalir seperti air hingga kuambil picture sepeda kesayangan keponakanku...
Comments
Post a Comment