Skip to main content

*Rona cinta diseluruh dunia*


Ketika seseorang menuliskan sebuah kata-kata yang tertuang dari hati, walau dalam keadaan burukpun dia akan menghasilkan sesuatu yang indah, ketahuilah, bahwa hati itu adalah keindahannya.

Mungkin jiwa seseorang akan tertahan dari rantai hidup jikalau terjepit nyata, walau terlihat diam, tapi dia selalu ada keinginan tuk ungkapkan sesuatu yang pasti akan menyakiti mereka yang dicintainya, lalu dia pun tak mau hal itu terjadi dan lebih baik memilih diam.

"wahai jiwa-jiwa yang terluka, sesungguhnya kamu adalah kesabaran karena taqwamu kepada Pencipta-mu."

Seseorang yang gemar menyakiti adalah mereka yang takut akan berkembangnya cinta kasih, hingga rona cinta itu akhirnya mengarungi seluruh dunia, dan mereka yang gemar menyakiti pun seperti jasad tanpa ruh namun bergerak sendiri bagai mayat hidup.

Jika kamu dibenci oleh seseorang, maka dekatilah dia, katakan kepadanya," akupun sangat membenci apa yang kamu benci!"... maka akan kamu dapati pada hati tiap-tiap mereka yang membencimu sebuah cermin.

Bukanlah perceraian yang membuat hancur kehidupan seseorang, tetapi ego dan ketidak sabaranmu yang akan menghancurkan dirimu sendiri.

Pernahku merasa seperti bagian dari bintang-bintang dilangit, dan bulanpun tersenyum hanya kepadaku, hingga fajarpun menutup sinarku dan samar aku pun tak terlihat lagi di siang hari, waktu terus menggulir usia yang tak mengenal harta-harta dunia.

Kecantikan wanita adalah ketika dia mampu menjaga harta dan tahta pasangan hidupnya, sungguh hidup saling mencintai karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah duniawi tuk menuju akherat-Nya kelak.

aku sangat mencintai-Mu wahai pemilik Takdir dan penggenggam usia.

ALLAHUAKBAR


Comments

Popular posts from this blog

Sepeda Kukayuh

Sepeda itu kukayuh... Kesana kemari tak peduli waktu... Dari keadaan bening hingga sore tetap tak terlihat lusuh... Hanya debu yg menempel hiasi membekas bahwa sepeda itu satu harian kukayuh... Duduk sore hari dalam lelah kupandangi sepeda hadiah kenaikan kelas dari ayah dan Ibu... Dan mataharipun tersenyum senang melihat riang kalbuku... Tersenyumku menyentuh stang sepeda BMX yg terkenal pada saat itu... Lalu aku mendudukinya dan mengayuh kembali pedal sepeda dan berlalu dari tempat itu menuju rumahku... Mataharipun tersipu haru memandangku... Lalu ia tenggelam dan waktupun terus mengalir seperti air hingga kuambil picture sepeda kesayangan keponakanku... # masakecilituindah :)

Opini diArcapada

Ketika melangkah dijalan setapak menuju puncak gunung, coba renungkan beberapa ego yang ada dibenak kita, mungkin ada beberapa fikiran yang sangat mengganggu, entah hati yang berkata-kata," akan sampaikah kita diatas sana dengan selamat?"... coba renungkan ketika hati kita berbicara tentang yang ada difikiran kita,"ya,ampun... sang surya sebentar lagi tiba, kita masih ditanah berpasir Mahameru, menapak satu langkah terperosok tiga langkah... !" .. sangat menyedihkan,bahkan sanubari yang terdalampun akan membayangkan orang-orang yang kita cintai dibawah sana, air mata sudah tak terbendung, tangan sudah mencengkeram rumput yang menancap ke tanah tuk bertahan, kaki sudah tertumpu dipinggiran tebing yang dibawahnya jurang nan terjal... fikiran dan hati yang memang sejalan ketika semua ego terbuang saat kita benar-benar sendiri menghadapi kesulitan langkah yang dibawahnya jurang penuh batu terjal, diantara tangisan bermakna maka disaat itu pula keyakinan tuk bangki...

Dalam sebuah perjalanan di Gunung Papandayan Ba'da kelar SMA 1997' silam. :). mengenang Alm.Darwin

*Ext.Pagi Dinihari jam 02:30 Dinihari di Terminal Garut. kami berlima turun dari Bis yang mengantar kami dari terminal Kampung Rambutan dari sejak sore hingga sampai ke Terminal Garut pagi-pagi buta Pukul 02:30, aku Erick Maulana, my best friends Darwin (alm), Aphet Trujillo, Keke, dan sikampret Aco Macho, turun dengan wajah masih setengah sadar karena mengantuk. ketika didepan terminal seperti biasa kami mengecek alat-alat bawaan, Aco Macho tampak celingukan lalu memandang Keke. Aco Macho: " (memandang Keke) Ke, gitar udeh dibawa belum?" Keke: " Oh iye, Co, gw lupa beneran dehc!" Aco Macho: "(sambil nyengir cengengesan) si beg* :D , gitar pake acara ketinggalan diBis, (sambil berdiri memandang Bis yang baru diparkir) ayo, Ke... kita ambil ke bis! Erick Maulana: " (nyengir) tau luh, Ke... gitar abang gw tuh, gw minjem sama die ampe matanya melotot, tapi akhirnye dipinjemin juga tuh gitar, ambil cepetan, Ke, Co!" Aphet Tru...