Bismillah
Assalamu'alaikum WarahmatullahiWabarakattuh.
Disetiap perjalanan dalam kehidupan, kita pasti akan diperlihatkan oleh-Nya bentuk keindahan dan keburukan dunia, surya yang bersinar dari ufuk timur ke barat, lalu bergantinya siang dan malam dimana pada malam hari suryapun tenggelam bergantian dengan sang rembulan yang berubah-rubah bentuknya sesuai poros garis edarnya.
Dalam keseharian kita pasti akan diperlihatkan oleh-Nya, beberapa kebaikan sifat manusia yang manusiawi, bahkan binatangpun mempunyai sisi baik disamping sisi buruknya, dari yang buas hingga yang lemah.
aku (manusia) melangkah diantara kabut hitam dan awan putih tipis, dimana duniaku dipenuhi angkara dan kepedihan, namun tiada sedikit kebaikan yang terlihat didepan mataku yang mulai sedikit nanar ini, karena sudah penat dan usia yang semakin renta di
kehidupan fana ini. kubuka lembaran demi lembaran hitam yang berserat-serat lalu mencoba meraih satu titik cahaya putih yang sangat sulit untuk kugapai. dan diantara hitam berserat itu tiada keburukan yang melampaui batas diriku tuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang memang harus kukecap dan kufahami. karena keyakinanku akan Rabb-ku yang Maha Adil akan segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi ini.
DIA (ALLAH) tidak akan memberikan cobaan kepada mahluknya melebihi apa yang tidak bisa mahluk ciptaan-Nya itu perbuat. setiap perbuatan pasti ada akibat dan setiap akibat pasti ada obatnya, semasih ruh belum lewat dikerongkongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala pasti akan selalu memberikan jalan keluar yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang bersabar dan bertaqwa.
Firman Allah dalam Al-Qur'an yang artinya:
" Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang ditimpa musibah, mereka mengucapkan: " Innaa lillaahi Wa innaa ilaihi Raaji'un"." (Q.S Al-Baqarah:155-156)
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka, (57) Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka, (58) Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun ), (59) Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, (60) mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera membelinya. (61) Kami tiada membebani satu orang pun berdasarkan kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada, yang berarti kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. (62). ”(Al-Mu’minun: 57-62)
Barakkallah fiik umrik saudaraku se-Iman
semoga bermanfaat
Wassalamu'alaikum WarahmatullahiWabarakattuh.
Alhamdulillah.

Comments
Post a Comment