ketika cinta mengabaikan dua perasaan yang sudah berbeda, maka bingkai-bingkai kehidupan tak bisa lagi berpijak pada satu pendirian, satu sama lain berdiri pada sisi kemunafikannya masing-masing, jika dilanjutkan maka akan selalu berhenti pada titik kesalahan yang berulang-ulang.
tersenyumlah ketika hati tertekan, terkadang kesedihan lama akan hidup dalam bayang yang harus diselami hingga dinding wajahmu jelas terlihat lalu menjadi samar dan pergi bersama angin yang menyentuh tubuh serta wajah yang hilang arah karena kesalahan-kesalahan.
wajah indah yang syahdu, menenangkan hati setiap jiwa-jiwa yang sunyi, sangat menginginkan cintanya, wahai hawa yang wangi dari jasad hingga lubuk hatinya, sementara saat itu segala resah hinggap hingga bulanpun padam disaat matahari hadir menutup malam.
langkah berjalan menyusuri pesisir dimana ombak lautan seperti berteriak-teriak ingin menggapai daratan, namun sesuai kodratnya ombak itupun redup dan kembali tak bisa meraih seluruh daratan. mengertikah kamu tentang perihal ombak dan darat?
entah 21 tahun, 6 tahun, ataupun hanya 2 tahun, masa adalah suatu takdir yang harus dilewati, ada kepedihan namun ada makna dalam suatu peristiwa yang menyangkut perjalanan hidup kita, dan itulah hidup bagi yang benar-benar menikmati kehidupan, walau itu perih maka harus tetap dinikmati.
mengetikah kamu arti persahabatan?... terkadang persahabatan bisa membawamu dalam berbagai perubahan, kabar baiknya adalah persahabatan akan membawa diri dalam kebahagiaan diatas kebahagiaan, sedangkan kabar buruknya persahabatan itu bisa membawa diri kepada kehancuran dan kebusukan hingga melebihi dari musuh apapun! mana yang lebih baik?... maka biarkan saja mengalir.
ada yang berkata bahwa wanita bodoh, dirinya selalu dipenuhi harapan, walau keinginannya terombang-ambingpun masih bisa dibisiki oleh harapan-harapan. Tapi bagiku wanita itu bukannya bodoh, wanita itu adalah mahluk yang indah, jasadnya yang gemulai, dan ruhnya yang lembut, wanita diciptakan dengan berbagai cipta yang sempurna dalam lakunya, sungguh sangat indah ketika pada suatu ketika seorang pria menemui wanita yang sempurna dipenuhi rasa cinta kepadanya, kesabarannya dalam menyikapi sifat pria pasangannya, dan ketika sang pria marah, namun tetaplah sang wanita mempertahankan cintanya untuk sang pria yang dikasihinya, dan diamlah diam segala prasangka yang buruk dihati sang pria yang penuh dengan egonya lalu menunduk runtuhkan segala emosinya.

Dalem banget.. Apalgi paragraf terakhir... Knp gak nulis lagi...
ReplyDeletelagi vakum, fokus sama anak satu-satunya masuk ponpes :)
Delete