semakin gencar ombak itu menerjang karang yang mulai rapuh...
keputus asaan melanda diri dan lelaplah keindahan yang dulu tegar berlabuh...
sebuah kisah cinta terukir indah haruslah pupus disudutkan kenyataan takdir nan keruh...
sedihku dan sedihmu juga sedih kalian yang terpaksa menghempaskan cinta lelahkan hati serta tubuh...
cinta terkadang membuat kita buta...
melupakan resah hingga akhirnya berujung nestapa...
tak peduli sekitar hingga hampir melupakan Sang Maha Pencipta...
berulang kali mengabaikan dosa dan dosa...
rasa saling percaya akhirnya tak berarti apa-apa...
akhirnya ujung tombak itu mencabik-cabik kisah yang seharusnya indah...
tak bisa menahan lagi terjangan gelombang besar hingga karang-karang itupun lepas dari tumpuannya dan bergeser jatuh dikedalaman lautan terbelah...
dua anak manusiapun harus terpisah dibatas dua lembah...
tak lagi bisa menggapai cintanya dalam pasrah...
Sang Maha Cinta benar-benar menunjukkan Kuasa-Nya...
rembulanpun menerangi tepat ditengah kedua lembah yang terpisah jurang asa...
kedua anak manusia mulai memalingkan wajahnya...
lalu keduanya melangkah lagi meraih kenyataan baru didepan mata...

Comments
Post a Comment